DON'T MISS IT!! :
Loading...

#

advertise
advertise

Cara Mengaktifkan "Fat Burning Mode"


Tubuh kita diibaratkan seperti sebuah mesin yang menyala. Artinya tubuh kita terus melakukan pembakaran setiap saat, dan bahannya adalah kalori yang dihasilkan dari makanan dan minuman yang kita konsumsi,yang kita kenal dengan metabolisme.

Bahkan saat tidurpun tubuh kita tetap melakukan proses metabolisme, dan begitu juga sebaliknya semakin banyak tubuh kita bergerak atau melakukan aktifitas, tentu semakin banyak juga bahan bakar yang digunakan.

Tetapi setiap individu memiliki tingkat metabolisme yang berbeda-beda, ada individu yang memiliki metabolisme lambat atau rendah, dan ada yang cepat atau tingkat metabolisme yang tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti komposisi tubuh, usia, kondisi kesehatan, tingkat aktifitas, dan makanan yang dikonsumsi.

Bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan tentu menginginkan tububnya memiliki tingkat metabolisme yang tinggi sehingga membakar kalori lebih banyak, bukan sebaliknya dan menjadi "Energy Saving Mode".

Lalu bagaimanakah agar tubuh kita menjadi "Fat Burning Mode" dalam keseharian? Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu lakukan.
  • Tambah massa otot. Kenapa? Karena otot adalah mesin pembakar kalori yang efektif, otot akan terus menerus membakar kalori bahkan saat sedang “tidak melakukanapa-apa”. Logikanya semakin besar mesin, semikin banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Bertambahnya masa otot akan meningkatkan BMR (Basal Metabolic Rate).

  • Berlatih beban. Berkaitan dengan poin sebelumnya, untuk meningkatkan massa otot hanya bisa didapat dengan berlatih beban, disamping itu ada dampak langsung yang didapat dengan berlatih beban. Latihan beban membantu menghilangkan lemak dalam sejumlah cara, latihan beban sendiri membakar kalori. Studi juga menunjukkan bahwa, tidak seperti latihan aerobik, latihan beban meningkatkan metabolism dan kalori yang kamu bakar bahkan saat sedang beristirahat sampai 39 jam setelah latihan tergantung dari intensitas latihan kamu, WeeeOoooWeeee WOW!!
  • Awali aktifitas dipagi hari dengan berolahraga ringan. Minimal seminggu 3 kali, sempatkan dan luangkan waktumu dipagi hari sebelum berangkat kerja, kuliah atau rutinitas sehari-hari lainnya, kalau perlu buat jadwal untuk menu latihan dipagi hari. Tidak perlu olahraga berat, cukup diawali dengan streching dan beberapa repetisi gerakan bodyweight exercise sederhana seperti jumping jack, burpees, push-up, squat atau sit-up saja sudah cukup, dengan begitu kamu telah mengaktifkan mode bakar lemak seharian. Selain itu dengan berolahraga dipagi hari dapat memberikan semangat dan meningkatkan mood dalam menjalankan aktifitas seharian, tubuh akan terasa lebih fresh dan tidak mudah mengantuk disiang hari.

  • Sarapan. Jangan melewatkannya, karena ketika kamu melewatkan sarapan, kamu tidak hanya men"setting" diri untuk makan berlebihan saat makan siang, kamu juga sedang memberitahu tubuhmu untuk menghemat energi yang berarti membakar kalori lebih lambat.
  • Makan lebih "sering"atau membagi porsi makan menjadi 4-5 kali dalam porsi kecil akan membuat metabolismu lebih stabil, sehingga pembakaran kalori menjadi lebih sempurna. Dengan catatan tidak kelebihan asupan kalori harian.

  • Hindari makan berlebihan sebelum tidur. Saat tidur tubuh menurunkan metabolisme, tidur dengan perut penuh malah akan mengganggu pencernaan, membuat tidur juga tidak nyenyak dan terasa berat saat bangun.
  • Konsumsi protein. Tubuh membakar kalori 2 kali lebih banyak saat mencerna protein dibandingkan saat mencerna karbohidrat dan lemak.

  • Mengkonsumsi air putih. Tubuh membutuhkan air untuk memproses kalori. Jaga diri kamu agar tetap terhidrasi, karena dehidrasi akan memperlambat metabolisme. Jika tidak ada masalah kesehatan, air es (bukan es teh manis!,... es campur apalagi!) juga membantu tubuh membakar kalori lebih banyak.
  • Biasakan berjalan. Jangan manja jadi orang, yang kemana-mana menggunakan kendaraan padahal tempat tujuan tidak jauh, lebih baik berjalan kaki, atau memilih tangga dibandingkan escalator.


  • Konsumsi makanan pedas. Tentunya lebih baik bukan sambal goreng atau masakan pedas berminyak lainnya, karena makanan pedas atau cabe rawit memiliki kandungan Kapsaisin/Capsaicin yang memiliki efek positif pada thermogenesis, proses dimana sel tubuh akan mengolah energi menjadi panas. Berdasarkan studi yang dilakukan di Aurus University Denmark pada tahun 2008, konsumsi capsaisin terbukti mampu meningkatkan thermogenesis, yang pada gilirannya akan membangkitkan temperatur/suhu tubuh dan metabolisme.

  • #JanganMager.


Nah, jadi itu tadi beberapa cara bagaimana supaya kamu dapat mengaktifkan "fat burning mode" pada tubuh kamu, yang mungkin selama ini kamu anggap hal yang biasa, dan bisa mulai kamu coba jalankan sehari-hari untuk memaksimalkan pembakaran lemak didalam tubuh disamping berolahraga.

- mfikriazhari -
Cara Mengaktifkan "Fat Burning Mode" Cara Mengaktifkan "Fat Burning Mode" Reviewed by mfikriazhari on May 18, 2017 Rating: 5

No comments:

advertise
Powered by Blogger.