DON'T MISS IT!! :
Loading...

#

advertise
advertise

Kalkulator Indeks Massa Tubuh (IMT), ketahui berat badan idealmu



Menjaga berat badan ideal merupakan bagian penting dalam menjalankan gaya hidup sehat. Selain itu kecukupan energi seseorang bisa diketahui dari berat badannya yang normal. 

Masalah kekurangan dan kelebihan gizi pada orang dewasa (usia 18 tahun keatas) merupakan masalah penting, karena selain mempunyai resiko penyakit-penyakit tertentu, juga dapat mempengaruhi produktifitas kerjanya.

Orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan  atau overweight biasanya akan lebih mudah terkena berbagai macam penyakit, seperti jantung koroner, darah tinggi, stroke, kencing manis, dan penyakit pada sendi karena menahan berat badan (sendi panggul dan lutut), dan meningkatkan resiko terhadap penyakit degeneratif. Sebaliknya, jika berat badan seseorang jauh di bawah normal juga dapat dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit infeksi dan mengakibatkan masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, mempertahankan berat badan normal memungkinkan seseorang dapat mencapai usia harapan hidup yang lebih panjang.

Bagi orang dewasa untuk mengetahui berat badan yang normal, dapat menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI), sebuah indikator sederhana dari korelasi antara tinggi dan berat badan. IMT digunakan untuk mengukur ideal atau tidaknya berat badan dengan rumus yang cukup sederhana yaitu membagi bobot badan dalam kg dengan tinggi badan dalam satuan meter yang dikuadratklan.


Pedoman ini bertujuan memberikan penjelasan tentang cara-cara yang dianjurkan untuk mencapai berat badan normal berdasarkan IMT dengan penerapan pada gaya hidup sehari-hari.

Dan sebelum kamu menilai diri sendiri terlalu gemuk atau terlalu kurus, coba hitung secara pasti dengan rumus diatas. Atau cukup dengan memasukan berat badan dan tinggi badan pada kalkulator dibawah ini.


                         


Setelah itu cocokan hasil berdasarkan data yang sudah kamu masukan dari perhitungan diatas, dalam kalsifikasi pada table dibawah ini.



Berdasarkan table diatas, kita bisa mengatakan seseorang memiliki berat badan ideal jika indeks massa tubuhnya berkisar antara 18,5 sampai 24,9. Sedangkan jika nilai IMT sama atau di atas 25 maka termasuk dalam kategori gemuk dan jika nilai IMT di bawah 18,5 termasuk dalam kategori kurus. Atau dengan dengan penjelasan yang lebih terperinci berikut ini;

Jika seseorang termasuk kategori :


  • IMT < 17,0         : keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat berat atau Kurang Energi Kronis (KEK) berat.
  • IMT 17,0 – 18,4 : keadaan orang tersebut disebut kurus dengan kekurangan berat badan tingkat ringan atau KEK ringan.

Contoh cara menghitung IMT:

Peter Crouch dengan tinggi badan 180 cm, mempunyai berat badan 56 kg.

Status gizi Peter adalah kurus tingkat ringan. Peter dianjurkan menaikkan berat badan sampai menjadi normal antara 60 - 82 kg dengan IMT 18,5 – 25,0.

PERHATIAN !
Seseorang yang termasuk kategori kekurangan berat badan tingkat ringan (KEK ringan) sudah perlu mendapat perhatian untuk segera menaikkan berat badan.


  • IMT 18,5 – 25,0    : keadaan orang tersebut termasuk kategori normal.
  • IMT 25,1 – 27,0    : keadaan orang tersebut disebut gemuk dengan kelebihan berat badan tingkat ringan.
  • IMT > 27,0            : keadaan orang tersebut disebut gemuk dengan kelebihan berat badan tingkat berat 

Contoh kedua cara menghitung IMT :


Diego Costa dengan tinggi badan 160 cm, mempunyai berat badan 70 kg. Maka IMT Costa adalah :

Berarti status gizi Costa adalah gemuk tingkat berat, dan Costa dianjurkan menurunkan berat badannya sampai menjadi 47- 64 kg agar mencapai berat badan normal (dengan IMT 18,5 – 25,0).

PERHATIAN !

Seseorang dengan IMT > 25,0 harus berhati-hati agar berat badan tidak naik. Dianjurkan untuk menurnkan berat badannya sampai dalam batas normal.


Badan kamu kurus?

Penyebab
Karena konsumsi energi lebih rendah dari kebutuhan yang mengakibatkan sebagian cadangan energi tubuh dalam bentuk lemak akan digunakan.
 
Kerugian
 
  • Penampilan cenderung kurang menarik
  • Mudah letih
  • Resiko sakit tinggi, beberapa resiko sakit yang dihadapi antara lain : penyakit infeksi, depresi, anemia dan diare.
  • Wanita kurus kalau hamil mempunyai resiko tinggi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.
  • Kurang mampu bekerja keras.

Cara Menaikkan Berat Badan
  • Makanlah secara teratur setidaknya 3 kali sehari dengan gizi seimbang.
  • Makanlah lebih banyak makanan sumber energi seperti karbohidrat dan protein.
  • Tetap berolahraga secara teratur.
  • Cukup istirahat.

Perlu diketahui

Seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu. Oleh kaena itu dianjurkan ntuk memeriksakan kesehatannya pada tenaga medis.

Tips
Agar dapat memantau IMT dengan baik, timbanglah berat badan anda secara teratur.


Berat badanmu normal?

Memiliki penampilan yang baik. Bisa diwujudkan dengan mengkonsumsi energi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan tubuh, sehingga tidak terjadi penimbunan energi dalam bentuk lemak, maupun penggunaan lemak sebagai sumber energi.

Keuntungan

  • Lincah.
  • Resiko penyakit rendah. 

Cara Mempertahankan Berat Badan Normal

  • Pertahankan kebiasaan makan sehari-hari dengan susunan menu gizi seimbang.
  • Pertahankan kebiasaan olah raga yang teratur dan tetap melakukan kebiasaan fisik sehari-hari

Kelebihan berat badan?

Penyebab
Kelebihan berat badan terjadi bila makanan yang dikonsumsi mengandung energi melebih kebutuhan tubuh. Kelebihan energi tersebut akan disimpan tubuh sebagai cadangan dalam bentuk lemak sehingga mengakibatkan seseorang menjadi lebih gemuk.

Kerugian

  • Penampilan kurang menarik
  • Gerakan tidak gesit dan lambat
  • Merupakan faktor resiko penyakit:
  • Jantung dan pembuluh darah
  • Kencing manis (diabetes mellitus)
  • Tekanan darah tinggi
  • Gangguan sendi dan tulang
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan kandungan empedu
  • Kanker 
  • Pada wanita dapat mengakibatkan gangguan haid (haid tidak teratur, perdarahan yang tidak teratur), factor penyulit pada persalinan.

Cara Menurunkan Berat Badan Yang Dianjurkan

Diet
  • Makan teratur dengan gizi seimbang.
  • Kurangi jumlah makanan terutama sumber energi
  • Kurangi makanan yang berminyak, berlemak atau bersantan karena memberikan energi yang tinggi.
  • Kurangi konsumsi gula dan makanan yang manis, karena makanan tersebut juga menghasilkan energi yang tinggi.
  • Makan banyak sayuran dan buah-buahan karena makan tersebut banyak mengandung serat.
  • Hindari minuman beralkohol karena merupakan sumber kalori dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Olah raga dan kegiatan fisik
  • Olahraga secara teratur selama 1 - 1½ jam minimal 3 kali seminggu.
  • Pilihlah olah raga yang sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan.
  • Tingkatkan kegiatan fisik sesuai yang dilakukan sehari-hari.

Cara Menurunkan Berat Badan Yang Tidak Dianjurkan

  • Mengurangi jumlah konsumsi makanan sehari –hari secara drastis sehingga mengakibatkan pusing, lemas, keringat dingin atau gejala lainnya yang membahayakan kesehatan.
  • Menurunkan berat badan secara cepat, lebih dari 2 kg perbulan.
  • Mengandalkan makanan formula saja untuk menurunkan berat badan.
  • Menggunakan obat-obatan atau bahan penurun berat badan tanpa pengawasan tenaga medis. Beberapa obat dan bahan tersebut hanya menurunkan berat badan sementara dengan mengeluarkan cairan tubuh.

Seseorang yang mengalami obesitas memiliki nilai IMT di atas 40. Angka-angka indeks massa tubuh ini lah yang bisa kita jadikan ukuran berat badan ideal. Singkatnya, semakin tinggi angka IMT yang kamu dapat, semakin tinggi pula risiko untuk menderita penyakit tertentu.


Dibalik rumusnya yang cukup sederhana, kekurangan IMT adalah hasilnya tidak dapat menunjukan komposisi yang sebenarnya, karena hanya mengukur berat badan dan tinggii badan. Padahal kelebihan berat badan tidak selalu identik dengan kelebihan lemak. Sehingga pada seseorang yang sangat aktif dan memiliki komposisi lemak tubuh relatif rendah dan dengan massa otot cukup besar, akan masuk dalam kategori obesitas atau overweight karena hasil IMT yang tinggi.

Selain itu, pengukuran dengan rumus ini hanya dapat diaplikasikan pada mereka yang berusia di bawah 60 tahun. Perhitungan indeks massa tubuh ini juga tidak dapat diaplikasikan pada penderita penyakit kronis, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.



 - mfikriazhari - 

Referensi:
PEDOMAN PRAKTIS MEMANTAU STATUS GIZI ORANG DEWASA
APKI.2016. Applied Nutrition For Sports Performance. Jakarta: Asosiasi pelatih kebugaran Indonesia


Kalkulator Indeks Massa Tubuh (IMT), ketahui berat badan idealmu Kalkulator Indeks Massa Tubuh (IMT), ketahui berat badan idealmu Reviewed by mfikriazhari on May 30, 2017 Rating: 5

1 comment:

advertise
Powered by Blogger.