DON'T MISS IT!! :
Loading...

#

advertise
advertise

3 Kesalahan BESAR Yang Sering Dilakukan Saat Mencoba Menurunkan Berat Badan


Kelebihan berat badan sudah menjadi masalah yang cukup serius dikalangan masyarakat, dengan alasan itu tidak sedikit orang yang melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badannya.

Tetapi ada 3 kesalahan BESAR yang selama ini sering dilakukan oleh para pelaku diet saat mereka mencoba menurunkan berat badan, apa saja?

#1 Mendapatkan Defisit Kalori Hanya Dengan Memangkas Kalori Yang Masuk.



Kita tau, untuk menurunkan berat badan syaratnya harus terjadi defisit kalori. Yaitu selisih antara kalori yang masuk lebih sedikit dari kalori yang kita keluarkan, sehingga terjadi keseimbangan kalori negatif atau defisit kalori.


Saat terjadi defisit kalori, tubuh akan menggunakan cadangan energi yang ada didalam tubuh sebagai sumber tenaga untuk menyeimbangkan dengan pengeluaran kalori, sehingga terjadilah penurunan berat badan.

Tapi rumusnya tidak harus selalu dengan memangkas kalori yang masuk seperti yang selama ini banyak diterapkan oleh banyak orang, yaitu biasanya dengan mengurangi porsi makan atau bahkan melewatkan jam makan dengan harapan terjadi defisit kalori.

Memang benar dengan mengurangi asupan makanan sehari-hari akan terjadi defisit kalori,semakin banyak mengurangi makan semakin besar defisit kalori. Tetapi sampai kapan mau berlapar-lapar, selain itu kita tidak boleh memangkas kalori terlalu banyak karena akan mengganggu fungsi vital organ tubuh, dan dengan memangkas kalori terlalu banyak kita akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.

Padahal untuk mendapatkan defisit kalori yang bisa kita lakukan bukan hanya dengan memangkas kalori yang masuk terlalu banyak, tetapi bisa juga dengan menambah pengeluaran kalori.

Contohnya: dengan berdasarkan perhitungan, kebutuhan kalori harianmu adalah 2800 kkal. Dalam jangka waktu tertentu kamu harus memangkas kalori harian sebesar 800 sehingga menjadi 2000 kalori perhari. Jika defisit kalori hanya bergantung pada pengurangan makan (800 kalori hampir setara dengan 2 kali/porsi makan), kamu harus melewatkan 2 kali waktu makan.

Dengan menambah pengeluaran kalori kamu hanya perlu memangkas kalori yang masuk setengahnya atau sebesar 400kal perhari, sedangkan sisanya sudah kamu keluarkan saat melakukan aktifitas fisik tambahan. Artinya yang perlu kamu lakukan adalah dengan menambah pengeluaran kalori. Dan berolahraga adalah salah satu kegiatan yang paling banyak mengeluarkan kalori.

Baca juga: Pengaruh defisit dan deposit energi terhadap berat badan.

#2 Fokus Pengeluaran Kalori Hanya Dari Latihan.

Selain kesalahan diatas, ada lagi kesalahan besar lainnya yang sering dilakukan saat mencoba menurukan berat badan dan merupakan kelanjutan dari kesalahan pertama.



Benar, kita perlu menyeimbangkan program diet penurunan berat badan dengan melakukan latihan atau berolahraga agar terjadi peningkatan defisit kalori, disamping manfaat dari berolahraga itu sendiri.

Tapi sayang kebanyakan orang hanya fokus memperhitungkan pengeluaran kalori pada saat latihan saja. Padahal aktifitas fisik hanya berperan 15-35% pada kebutuhan energi sehari-hari, sedangkan pengeluaran kalori harian paling besar adalah dari metabolisme basal.


Logikanya seperti ini, jika umumnya kita berolahraga 60-90 menit perhari, artinya pengeluaran kalori saat berolahraga hanya berlangsung sebesar 5% dalam waktu satu hari. Sementara, selebihnya saat tidak sedang berolahraga metabolisme basal terus berjalan selama 23 jam.

Disini berarti selain melakukan extra aktifitas fisik kamu juga harus berusaha meningkatkan metabolisme (basal) tubuhmu, salah satu caranya dengan memilih jenis dan porsi olahraga dengan benar.

Artikel terkait:

- Cardio atau Berlatih beban yang efektif menurunkan berat badan?
- Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh


#3 Malas untuk menambah Wawasan dan menggali Informasi.


Bisa dibilang sumber dari dua masalah sebelumnya adalah karena kurangnya pengetahuan dalam bidang ilmu nutrisi dan diet sehingga tidak mengerti bagaimana cara menjalankan progam penurunan berat badan yang sehat dan aman, tidak mengerti cara mengitung kalori, tidak mengetahui kandungan gizi dari setiap makanan yang biasa dikonsumsi, akibatnya dalam menjalankan program penuruan berat badan hanya asal-asalan dalam memangkas kalori, dan menghindari makanan-makanan yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh.

Dengan kata lain dalam menjalankan diet hanya mengandalkan “katanya” tanpa mempelajari lebih dalam. Diet dengan cara seperti ini sangat kecil kemungkinannya akan berhasil dan tidak akan bertahan lama.


Jika kamu tidak melakukan salah satu atau ketiganya dari 3 kesalahan BESAR saat menurunkan berat badan yang dijelaskan diatas, bisa dipastikan kalau program diet yang kamu jalankan selama ini sudah benar.

-mfikriazhari-
3 Kesalahan BESAR Yang Sering Dilakukan Saat Mencoba Menurunkan Berat Badan 3 Kesalahan BESAR Yang Sering Dilakukan Saat Mencoba Menurunkan Berat Badan Reviewed by mfikriazhari on August 15, 2017 Rating: 5

No comments:

advertise
Powered by Blogger.